Wednesday, February 27, 2019

Catatan di awal tahun 2019

Malam ini ku beranikan untuk menulis kembali. mungkin masih tentang kesedihan.. hanya ini yang bisa ku tulis. entah kenapa.. tanganku kaku saat hatiku bahagia. mungkin karena semua energi ku terserap habis oleh hati dan pikiranku.. 

malam ini, 27 ferbruari 2019. tahun ke sekian kalinya. yang tak ku inginkan untuk menulis tentang kesedihan. sebenarnya aku ingin memberikan kabar bahagia.. tak melulu menulis kepilu-an... aku juga lelah..maaf.. aku membukamu di saat aku sudah penat. ku pasrahkan semua kepadaNya.. berdo'a di malam ini saat semua orang tertidur lelap. meneteskan harapan yang selama ini aku pinta kepadaNya.. tahun ini. aku mulai menua.. lingkaran hitam dimata ku semakin menghitam.. garis senyumku sudah mulai terlihat.. itu tandanya usiaku sudah tak lagi muda.. setiap tahun.. dari pertama kali aku mulai menulis blog ini,, harapan demi harapan selalu aku tata.. tak boleh aku berputus asa karena tak boleh dalam agama.. tapi kadang keyakinan itu entah pergi kemana.. karena waktu demi waktu terlewati.. tapi aku masih disini saja.. 

ya Allah.. apa usahaku belum begitu besar ? atau do'aku belum engkau lepas satu persatu dari langit ? kadang aku berpikir, atau mungkin pintaku terlalu banyak ? ku rapi kan lagi harapku. .tak lagi bersyarat ini itu.. ku runtuhkan semua kesombonganku .. aku menggali dan belajar menjadi wanita yang mandiri.. namun masih belum juga cinta sejati itu datang.. lalu bagaimana dan dimana lagi harus kucari ?

aku hanya ingin menjadi wanita sempurna.. yaitu menjadi ibu dari anak-anaku kelak.. menyempurnakan sebagian agamaku.. menggapai surgamu bersama laki-laki terbaik yang menjadi imamku.. kenapa orang terlihat begitu mudah.. sedang aku tak demikian ya Allah.. jika ada kesalahan masa lampau.. ampunilah hambaMu ini.. 

Friday, June 15, 2018

Puisi ini saya buat di usiaku yang hampir menginjak 27th. saat perjalanan hidup yang sudah banyak kulalui.. namun hanya perih yang kudapat.. waktu mengubahku. tapi cinta pertama tidak pernah mengenal perubahan..jika memang tetap dia bukan jodohku. saya berharap Tuhan mempertemukan aku dg cinta tulus yang selama ini aku rindukan



Aku berdiri di keheningan malam..
Menunggumu yang selalu tersenyum dalam mimpi..
Dalam sunyi menggerogoti pelan-pelan...
Kau cinta pertamaku yang takkan pernah hilang..
Seberapa waktu menguburmu dalam...
Masih saja tersimpan rapi di sudut hati ...
Takkan hilang oleh zaman..
Seperti namamu yang selalu menjadi coretan-coretan puisi..

Senja mungkin pergi..
Angin silih berganti..
Namun asaku tidak pernah terhenti..
Waktu mengubahku..
Jalan membawaku ..
Nurani berlari dariku..
Namun kembali sejauh aku melangkah akan kulalui,..
Jika bisa bersamamu, cinta pertamaku..

Denting suara menggema semesta..
Menyelinap masuk diam-diam,,
Aku terbujur kaku,,
Dalam gelap merintih sembilu..
Cinta, dapatkah kau damaikanku..
Bukan sekedar perih menemaniku..
Tak cukupkah kau hujankan peluru ke tubuhku..
Ku mohon dekaplah aku wahai kasihku,,
Yang hampir mati  tertimbun jutaan rindu..
 





Thursday, June 14, 2018

Demi Massa

waktu demi waktu terus berjalan..

menua itu pasti. tapi dewasa adalah pilihan.. tak terasa, hampir 27th usiaku.. pahit getirnya kehidupan sudah banyak ku lalui. masa demi masa ku lewati.. hingga detik ini pun masih semu.. mereka selalu bilang. aku seorang yang pemilih..
Dari sedih, bahagia, hancur dan terpuruk hingga kini aku bangkit. tak ada orang di sekililingku. tapi aku tetap berjalan tegar.. namun aku tidak tahu sampai kapan aku sanggup bertahan disini.. 

Mereka selalu bilang, kapan aku bisa membuktikan.. kepada mereka bahwa aku bahagia. kepada dia yang pernah menghancurkanku.. tetapi pertempuran sesungguhnya bukan melawan mereka ataupun dia.. melainkan diriku sendiri. aku tidak butuh dipandang bahagia oleh orang-orang. aku hanya ingin menggapai bahagiaku sendiri. bahagia seperti yang ada dikepalaku.. aku tak ingin menghabiskan sisa hidupku dengan orang yang salah. bukan tentang harta, yang selama ini mereka katakan. aku hanya butuh seorang yang berkarakter. yang bertanggung jawab dengan apapun yang ia perbuat. yang senantiasa mengingatkan dan mengajak kebaikan. yang selalu santun terhadap siapapun.. yang bila bicara tegas dan tidak berubah-ubah. yang mempunyai planning atau pemikiran sepuluh langkah didepan wanita. yang tidak mudah menyerah dalam keadaan. yang tidak sombong apabila sudah berkecukupan. yang dapat mengambil keputusan di waktu yang tepat. yang berani mengakui kesalahan jika bersalah. yang selalu berkata jujur dalam bertutur. yang selalu bertingkah layaknya ksatria.. semua tentang personality . .

bukan hanya sekedar status.. yang seorang istri tetapi tak pernah dipedulikan suami. yang tak pernah diberi nafkah oleh suami. yang tak bisa memberi pengertian yang baik jika ada yang tak sesuai dengan keinginan kita. yang bermain dibelakang dengan wanita lain.. jika hanya status maka diibaratkan seperti gelas bergambar bunga-bunga tetapi dalamnya kosong tak berisi..
jika yang kau cari kekayaan, ia bisa habis. yang berparas tampan, kelak akan menua bersama.. tapi yang berkepribadian baik akan selalu mendamaikan jiwa..

Sunday, February 25, 2018

Pada Akhirnya. . .

Setiap orang mempunyai cerita hidupnya masing-masing. yang tampak indah terkadang hanya luarnya. pun sebaliknya. aku terlahir dari keluarga broken home. yang mungkin bagi sebagian orang dinilai biasa. ataupun tabu. yang dari kecil, selalu hidup sebatang kara meski tinggal bersama orang tua. mereka sibuk dengan urusannya masing-masing. kala itu aku sebagai santriwati. besar di kalangan tetangga. untuk sekedar sarapan pun ibu tak sempat memasak. saat aku masih kecil, aku merasa Allah selalu dekat denganku. Ia selalu melindungiku dari orang-orang yang berniat jahat. menginjak remaja, aku merasa kosong. jauh dari Allah.. ilmu agama yang selama ini aku pelajari tidak pernah aku gunakan. Allah memeberiku ujian yang mengguncangku. menyaksikan kedua orang tuaku berpisah. aku tidak tahu apa yang harus aku lakukan. hidup terasa begitu berat. setengah warasku hampir hilang. tumpuanku hilang satu. tapi hidup harus terus berjalan.aku mencoba untuk tetap tegar. menyembunyikan luka dibalik senyuman. dan terlihat kuat meski sebenarnya rapuh. aku selalu menyembunyikan kepada mereka. setiap malam aku mencoba menahan kerinduan-kerinduan yang menyelinap masuk ke rongga-rongga dada. membuat sesak tak tertahan ketika ibu hanya bisa hadir dalam mimpi. begitu seterusnya yang kurasa. tapi siapa yang bisa melawan takdir-Nya. jika memang sudah begitu yang tercatat kita harus tetap tegar dan bersyukur. kita tidak pernah bisa memilih dari keluarga mana dan orang tua seperti apa kita dilahirkan. yang terpenting, selalu lah menjadi orang baik.

Waktu berjalan, Aku semakin jauh dari-Nya. kehidupan bebas di kota pelajar. membuatku melupakan-Nya. tetapi masih dalam batas koridornya. aku tetap tidak bisa melupakan bagaimana pengorbanan ayahku membiayai kuliahku, serta bagaimana guruku membekaliku tentang ilmu agama. waktu terus berjalan hingga aku lulus kuliah. aku merasakan Allah sedang menghukumku.. setengah mati aku mencari pekerjaan tetapi hanya kecewa yang kudapat. hampir habis semua asaku, tetapi aku tahu jangan pernah berputus asa mengharap rahmatNya. aku mulai mendekatkan diri lagi kepada Tuhan yang sudah lama aku tinggalkan. lalu ia memberikan secercah harapan. ia memberikan apa yang aku minta. seiring berjalannya waktu, perlahan aku melupakannya lagi. bahkan terbuai dengan nikmat yang ia berikan. aku kembali ke masa jahiliyah. melupakan pertolonganNya. hingga hati masih terasa berat kapan meninggalkan kehidupan macam itu.Waktu waktu berlalu..

Dalam perjalanan percintaan. di usiaku menginjak 26th, dalam hidupku aku pernah mencintai empat  orang. lalu di usiaku yang tak muda lagi. Tuhan mempertemukan aku dengan seorang lagi. yang mengajarkanku banyak hal. entah apa maksudnya. yang aku tahu, tidak ada kebetulan dimuka bumi ini. bahkan daun yang jatuhpun atas ijin Allah. begitupun dengan pertemuanku denganmu. Kau yang datang tanpa pernah aku minta. yang pergi dengan meninggalkan kerusakan. darimu, aku belajar arti memiliki. bahagia, meski sesaat, dan hancur sejatuh-jatuhnya. kau yang datang menawarkan masa depan. kau rangkai impian bahwa kau akan menghabiskan seumur hidupmu denganku serta menua bersamaku. tapi nyatanya kau meninggalkanku. dan pergi bersama wanitamu. memutarbalikkan keadaan seolah aku yang salah. entah aku yang terlalu bodoh. atau kau yang terlalu brengsek. tak akan pernah lupa hari itu. hari-hari kesakitan. saat kesombonganku kau runtuhkan seketika. saat harapan yang ku tata tinggi kau hancurkan juga. aku hanya minta belas kasihmu sedikiitt saja. tapi kau dengan sombongnya mengatakan semua salahku. padahal nyatanya siapa yang berdusta. aku terpuruk. tergopoh-gopoh. mencoba merangkak menuju pertolongan Tuhan. saat keadaan terpuruk, hanya Allah yang menguatkanku. kutemukan kedamaian, serta keajaiban-kejaiban yang selama ini belum pernah aku temui. Allah selalu menolongku saat aku kesusahan. aku merasa menjadi manusia baru. sekian lama aku bertahan menjadi hambaNya yang baik. lalu akupun mengambil hikmah dari semua yang ada dalam hidupku. bahwa ia hadir dalam hidupku mengajarkanku tentang bahagia, menangis, berharap, kepercayaan, contoh laki-laki yang tak baik serta meruntuhkan kesombonganku selama ini. yang sebenarnya kita manusia biasa yang tak layak untuk menyombongkan diri. sedang semua ini hanyalah titipan. dunia ini hanya lah sementara dan semu.

kini aku sudah bisa berlari ya Allah.. bahkan saking cepatnya, hingga aku mulai meninggalkanMu (lagi). aku sudah bisa menutup rapat dia dalam bab kesekian yang ada dalam hidupku. aku berharap. aku bisa menutup bab percintaan ku terakhir ya Allah.. pertemukanlah dengan ia. yang bersamanya menuju JannahMu.. sahabat sehidup sesurga.. menggandeng tangannya untuk berjalan bersama dijalanmu. menunaikan ibadah sepanjang hidupku bersamanya.. melahirkan anak-anak yang soleh. tegurlah hamba. yang mulai jauh meningalkanMu ya Allah... sejatinya, kebahagiaan sejati adalah menggapai ridhoMu.. dan bertemu dengan Mu kelak di surgaMu.. Aamiin..

Monday, May 22, 2017

AKU ATAU KAU ??!!

Ada satu kisah yang layak disimpan sebagai kenang. ada pula satu kisah yang cukup sebagai pembelajaran. kau...yang datang tanpa pernah aku undang. yang pergi meninggalkan kerusakan.. setengah mati aku mengemis maaf kepadamu.. atas perlakuanmu selama ini... kau satu-satunya orang yang membuatku merasa seperti sampah. sedang aku terlalu berharga untuk sekedar kau injak-injak.entah apa salahku kau memperlakukanku setega itu. mungkin karena aku terlalu bodoh.. kau tidak pernah tahu bagaimana perasaanku saat cinta tulusku tak pernah kau hargai.. saat aku hanya sebagai objek permainanmu.. saat aku mengiba kepadamu namun kau dengan lantang memutar balikkan semuanya....saat aku mengemis kata maaf darimu namun kau mengacuhkanku.. saat aku seperti orang terbodoh di dunia dihadapan orang-orang.. saat aku hancur sehancur-hancurnya... saat aku berjuang sekuat tenaga untuk berdiri kokoh.. kini aku sudah mengubur dalam-dalam kisah itu. meski terkadang masih terasa sakit saat melihatmu.. tapi aku bisa apa ?? ini takdir yang harus ku jalani.. dan meski hingga kini kau masih saja mengusikku dan bertanya kenapa aku tak bisa seperti yang dulu...? lalu dimana hatimu saat dulu kau memperlakukan aku semau mu... dengan tidak mengusikmu dan menghancurkanmu pun itu adalah bentuk kebaikanku.. jika saja kau gagah berani mengakui kesalahanmu.. dan sedikit saja memanusiakanku.. aku akan menggandeng tanganmu dan tersenyum simpul melihatmu.. merasa bahagia karena sudah pernah menjadi bagian hidupmu.... tapi kau yang membuatku mengambil jalan ini...lalu jika kau masih bertanya siapa yang kejam,?? seluruh duniapun tau siapa yang brengsek diantara kita...

Wednesday, May 3, 2017

Sayapku Patah

Baru kali ini aku bertemu monster sepertimu. yang begitu manis di awal namun akhirnya membunuhku. Jika boleh ku gambarkan dalam sebuah negeri dongeng. tinggalah seorang putri yang angkuh dan sombong..namun sebenarnya baik hati. datanglah monster dari negeri antah brantah. .. dengan segala akal bulusnya merayu sang putri hingga sang putri percaya dan takluk. waktu demi waktu berjalan sang putri bahagia menjalani hari2nya bersama sang monster. namun di perjalanan kisahnya begitu banyak rintangan menghadang.. cibiran rakyat hingga sang ratu..namun tidak pernah ia dengarkan.. dengan setulus hati ia menyayangi sang monster. hingga suatu hari sang monster mengeluarkan sifat2 aslinya.. membuat sang putri menangis dan tersakiti.. bertubi-tubi dihantam oleh sang monster. namun sang putri selalu membela monster di depan semua orang. hingga batas kesanggupan sang putri menerima perlakuan2 sang monster lalu sang putri melepaskan sang monster..dan membuatnya malu dihadapan rakyat. sang monster tak terima dengan perlakuan sang putri lalu ia memberitahu apa tujuannya datang ke negeri dongeng ini. yaitu menghancurkan sang putri yang angkuh dan sombong. 

Begitulah sedikit yang bisa aku gambarkan tentangmu...jika boleh aku berkata jujur.. aku sudah tidak bisa terbang tinggi.. kau patahkan sayapku lalu kau tenggelamkan aku di lautan lepas.. dengan lantang kau memutar balikkan fakta..agar kau terlihat benar.. begitu puasnya kau menghancurkanku hingga aku tak mampu lagi terbang..aku hidup di pengasingan.. dan kau kembali ke negeri dongeng dengan membawa berita bahagiamu bersama permaisuri mu.. jika boleh aku bertanya. apa salahku hingga kau mematahkan sayapku ??.. dimana hatimu yang aku perjuangkan namun menenggelamkanku... sekarang kau bersilat seoalh kau yang benar.. namun negeri ini milikku.. mereka lebih tahu siapa aku...mereka lebih tahu siapa yang putri dan siapa yang monster. langit tak perlu menjelaskan dirinya tinggi. begitupun dengan kisah ini. kau tidak perlu mengatakan yg sebenarnya. karena semua orangpun tahu siapa yang benar. jika harus ada pilihan siapa yang harus pergi.. maka jawabnnya adalah KAU.

Wednesday, April 12, 2017

Sang penakluk Hati

Di Ujung tahun, aku menemukan dirimu. dibanyak orang baru, dengan wajah yang berbeda. tapi menyakiti dengan senjata yang sama. Saat itu kau datang. sebagai penawar obat dan pengisi hati. mengobati luka yang hampir mengering karena cinta pula. bukankah obat patah hati hanya disembuhkan oleh hati pula ?

Kau mengajukan penawaran untuk masuk ke kehidupanku. dengan seribu janji-janji manismu. aku mungkin terlihat lihai dalam permainan cinta. tapi siapa yang tahu, aku selalu kalah dalam permainan cinta. medan yang terlalu landai yang selalu aku pilih untuk bermain cinta. lalu takdir membawamu ke hadapanku. yang aku pikir saat itu adalah kau sengaja dikirim oleh Tuhan untuk mengobati lukaku. Ku lihat kau begitu baik.aku lelah selalu kalah dalam permainan. lalu aku memilih lebih baik dicintai dari pada mencintai.. bahagiapun datang dengan seiring berjalannya waktu. kau mengisi hari-hariku.. lalu ku jatuhkan hatiku padamu.. awal yang begitu manis kurasa.. tapi benar kata pepatah,, kalau orang bisa berubah kapan saja. hari ini mungkin cinta, tapi esok lusa bisa berubah menjadi benci. bisa saja... dan itu terjadi padamu. entah kemana janji-janji yang kau tawarkan padaku dulu.. entah kemana engkau yang ku kenal dulu.. seakan cinta itu hilang di kikis oleh waktu... sudah habis semua asa ku untukmu... lalu kau menyia2kanku.. entah apa salahku... mengapa kau setega itu.. ketulusanku selama ini tak pernah kau hargai.. jatuh sejatuh2nya saat kau melukai hati dan perasaanku..tak pernah kau tahu, bahwa sebenarnya aku seorang yang rapuh.. tumpuanku hilang satu. aku butuh engkau sebagai salah satu penguat hidupku. tapi mengapa engkau menghancurkanku.. perlukah aku menjual iba kepadamu.. bahwa aku tak sekuat yang terlihat orang-orang. lalu aku memutuskan untuk melepasmu.. jika memang kau tak pernah mencintaiku.. tak perlu dipaksa.. aku sudah berdamai dengan kenyataan..menerima kenyataan bahwa memang hidup begitu-begitu saja. ada yang saling cinta namun tak dapat bersatu. ada pula yang bersatu meski tak saling cinta. dan di dunia ini beribu-ribu orang yang mengalami itu. lalu kau datang kembali memberi angin surga. di saat aku sudah ikhlas dengan perlakuanmu. memberikan kesempatan kedua untukmu. karena aku memilih pergi bukan karena sudah tak sayang lagi. aku dibatas kesanggupan menerima semua perlakuanmu. ku percayakan lagi hatiku untukmu. tapi entah kau manusia atau pohon pisang. yang punya jantung tapi tak punya hati. kau hancurkan lagi hatiku..kau bilang sudah bersama perempuanmu.. dimanakah letak hatimu.. jika tak ingin tinggal.. mengapa harus merusak.. semoga semesta membalas perlakuanmu.. wahai kau sang penakluk si tinggi hati.

FATAMORGANA

Aku wanita berusia 25th. yang mungkin belum pernah merasakan indahnya saling mencintai. Mungkin sudah hampir habis asa ku. waktu demi waktu berjalan.. dalam satu tahun, terdapat beratus-ratus hari.. beratus-ratus kesempatan.. tapi hingga detik inipun hingga bertahun-tahun, aku selalu menelan pil pahit. dalam perjalanan hidupku, hanya ada 4 orang yang membuatku patah. berulang kali aku di buat mereka patah.. dengan kisah yang sama... tiga kali ku rasakan jatuh.. ke empat kalinya aku hanya ingin merasa dicintai dari pada mencintai. lalu Tuhan mengirimkan engkau sang penakluk hati si tinggi hati. ketulusan selalu dibayar dengan kepahitan. lalu dimana lagi aku harus mengadu Tuhan.. mengapakah aku selalu merasakan ini.. kebahagiaan yang fatamorgana... seketika mereka datang selalu membawa setitik sinar di kegelapan,, yang kupikir itu akan menjadi penerang.. tapi pada akhirnya mereka membuatku buta. masihkah ada kebahagiaan sejati yang haqiqi menantiku Tuhan.. ? aku lelah yang selalu patah... mengapa ketulusan ini selalu dibalas dengan kebohongan..