Showing posts with label Kumpulan Puisi. Show all posts
Showing posts with label Kumpulan Puisi. Show all posts

Friday, June 15, 2018

Puisi ini saya buat di usiaku yang hampir menginjak 27th. saat perjalanan hidup yang sudah banyak kulalui.. namun hanya perih yang kudapat.. waktu mengubahku. tapi cinta pertama tidak pernah mengenal perubahan..jika memang tetap dia bukan jodohku. saya berharap Tuhan mempertemukan aku dg cinta tulus yang selama ini aku rindukan



Aku berdiri di keheningan malam..
Menunggumu yang selalu tersenyum dalam mimpi..
Dalam sunyi menggerogoti pelan-pelan...
Kau cinta pertamaku yang takkan pernah hilang..
Seberapa waktu menguburmu dalam...
Masih saja tersimpan rapi di sudut hati ...
Takkan hilang oleh zaman..
Seperti namamu yang selalu menjadi coretan-coretan puisi..

Senja mungkin pergi..
Angin silih berganti..
Namun asaku tidak pernah terhenti..
Waktu mengubahku..
Jalan membawaku ..
Nurani berlari dariku..
Namun kembali sejauh aku melangkah akan kulalui,..
Jika bisa bersamamu, cinta pertamaku..

Denting suara menggema semesta..
Menyelinap masuk diam-diam,,
Aku terbujur kaku,,
Dalam gelap merintih sembilu..
Cinta, dapatkah kau damaikanku..
Bukan sekedar perih menemaniku..
Tak cukupkah kau hujankan peluru ke tubuhku..
Ku mohon dekaplah aku wahai kasihku,,
Yang hampir mati  tertimbun jutaan rindu..
 





Wednesday, March 20, 2013

Sahabat

Saat bayangmu datang menggoda
Ada getar rindu di dada
Padamu yang tlah jauh melangkah
Mengejar asa dan cita
Bila rindu senada ada padamu jua
Sapalah aku meski lewat goresan pena

Tuesday, March 19, 2013

Goresan Penaku

Ingin marah tapi kepada siapa..
Seakan dunia berbalik mencibirku.
Sampai kapan harus mengalah kepada keadaan.
Lalu apa bedanya dengan pecundang ?
Bahkan memperjuangkan nasib sendiri tak mampu.
Apa karena dosaku di masa lalu ?
Tuhan mungkin sudah bosan mendengar keluhku..
Lalu dimana harus ku cari jawab. sedang asa ku sudah hampir putus..
Tuhan, tidakkah kau mendengar rintih hambamu ini
Aku hampir mati tertimbun berjuta-juta harapan yang ku tanam sendiri
Asa yang ku genggam erat berubah menjadi butiran-butiran air mata
Lalu dimana harus ku cari jawab..

Monday, March 18, 2013

Puisi ini saya tulis kira-kira delapan tahun yang lalu saat saya duduk di kelas 3 SMP. untuk seseorang yang spesial bagi saya bahkan hingga detik ini. meski rasa ini tak pernah terbalas.

Akhir Sebuah Cerita

Kini tak Ada Lagi keraguan
Waktu yang telah menjawabnya
Mungkin kau bukan yang terbaik untukku
Sampai sekian haripun aku masih mencintaimu

Kau yang membuatku mempunyai rasa
Kau yang membuatku merasakan suka duka
Kau yang membuatku mengenal kehidupan ini
Kau pula yang membuatku berubah

Tak ada lagi kata sayang yang terucap
Tak akan lagi kuharapkan cintamu
Harapan yang kau berikan hanya membuat luka hatiku
Mungkin cintamu bukan untukku
Mungkin suatu hari nanti kita akan bertemu
Untuk saat ini yang terbaik untukku adalah melupakanmu

Thursday, March 7, 2013

Tentang Cinta (Part II)

Ketika Seseorang dilanda cinta
Warna merah berubah jadi jingga
Kata marah, tetapi dihati suka
Yang benci pun menjadi musnah

Ketika seseorang dirundung duka 
Dunia terang menjadi gelap
Cinta yang bergelorapun hilang sekejap
Hatinya yang lembut, membeku tiba-tiba
Pikirnya yang jernih, keruh seketika 
Itulah cinta yang tidak dapat diduga akhir ceritanya

Selalu berubah tak tentu arah
Tak peduli siapa tuannya
Tak dapat tetap dan tak dapat berubah
Karena Cinta tak dapat ditentukan lajunya.

Wednesday, February 6, 2013

Cinta Pertama


Sepuluh tahun yang lalu ku tulis sejuta puisi cinta untukmu 
Sepuluh tahun yang lalu rasa itu begitu besar untukmu 
Sepuluh tahun yang lalu hatiku bergemuruh saat kau ada didekatku 
Sepuluh tahun yang lalu setiap pagi kau lah semangatku.. 

                Tak peduli berapa deret syair yang tertulis untukmu
                Tak peduli berapa detik waktu untuk mencintaimu
                Tak  peduli berapa lama aku menunggumu 
                Tak peduli berapa kali kau mengabaikanku 

Masih tersimpan rapi rasa itu 
Berharap suatu saat nanti kau membuka hatimu untukku 
Namun Sepuluh tahun berlalu pun perasaanmu masih tetap sama 
Dan aku tersadar bahwa cinta tak bisa dipaksa

                Mungkin kini saatnya aku mengubur rasa itu di palung  jiwaku 
                Mungkin waktu pun tak mampu membawamu padaku 
                Mungkin takdirpun menuliskan kau bukan untukku 
                Wahai kau cinta pertamaku

Tuesday, November 27, 2012

Kisah Cintaku

Padamu Kasih Terindah...
                Terimakasih telah mengajariku mengenal cinta
                Meski kutahu rasa ini tak pernah terbalas
                Tak terhitung berapa lama aku mencintaimu
                Tak terhitung berapa kata tuk menggambarkan tentangmu
                Yang kutemukan adalah cinta pertama tetaplah terindah

Padamu Kasih Termanis...
                Terimakasih telah memberiku kisah terpahit
                Kerena itu menyadarkanku bahwa kau pernah memberiku rasa termanis
                Menjadikanku wanita teristimewa
                Andai waktu bisa ku ulang, akan kuperbaiki semua
                Agar aku mampu menahanmu untuk tetap disini

Padamu Kasih Terbaik...
                Terimakasih telah membuatku menyesal karena mengabaikanmu
                Karena itu menyadarkanku bahwa kau adalah kasih terbaik
                Tuhan telah menyiapkan takdir terbaik untukmu
                Tapi bukan aku yang selalu mengabaikanmu
                Jika ada kata selain maaf yang bisa ku ucapkan,
                Maka akan ku ucapkan tuk menggambarkan penyesalanku

Padamu Kasih Tersayang
                Terimakasih atas semua kata sayangmu untukku
                 Meski akhirnya kutahu semua hanyalah permainanmu
                Tapi tak bisa ku pungkiri bahwa kau pernah ada di hatiku
                Jika boleh berkata jujur, aku menikmati setiap kebohonganmu

Andai waktu dapat ku putar kembali
Akan ku perbaiki kisahku dimasa lalu
Aku memilih dicintai agar aku tak tau sakitnya mencintai
Tapi Tuhan tak ijinkan itu
Maka ini takdir terbaik yang kuyakini
Agar waktu mengajariku arti saling mencintai
Inilah aku... dan inilah Kisahku...

by : Dewi

Thursday, March 22, 2012

Ilalang

ilalang....
yang tak seindah bunga mawar...
yang liar bergerak kemanapun angin membawanya..
yang merunduk lesu saat semua orang mengabaikannya..
yang hidup dialam bebas tapi tak pernah merasakan kebebasan...

ilalang...
yang tumbuh dengan sejuta pertanyaan..
dapatkah ilalang menjadi bunga mawar...
yang selalu terlihat indah bukan hanya sekedar rumput liar...
dapatkah ia hidup dalam peliharaan ...
yang selalu menjaganya dari musim yang bergantian...

ilalang..
rumput liar yang terlihat malang...
meski takkan pernah menjadi bunga mawar...
namun ia akan selalu tetap tumbuh dalam pengaharapan..
menghijau... dan terus tumbuh tinggi menjulang...
akulah ilalang...

by:dhewhye

Sunday, January 1, 2012

Sepi

sepi...

seringkali datang...
membuka tiap - tiap  ruas jari tuk mengenggamku erat
dalam lirih hati ini berbisik..
berapa lama lagi aku disini...

sepi...
seringkali menyapa..
mencatat seribu luka disetiap kisah cinta..
dalam lirih hati ini berbisik...
berapa lama lagi aku disini...

sepi...
masih kah kau ada..
hingga jiwa ini lapuk dimakan masa..
lalu ku tanya...
berapa lama lagi aku disini..

sepi...
aku ingin pergi ke dermaga..
kumohon dengan mengiba..
pergilah....


by:dhewhye

Monday, December 5, 2011

"Sayank"

"Sayank"...
malam itu kau rangkai kata satu demi satu..
menjadi sebuah kalimat yang membuatku terpaku...
ditemani suara bising ditepi jalan itu..
bibirku terasa kelu saat kau ada didepanku..
saat kau berkata,mau kah kau jadi kasihku??..

"sayank"..
setiap pagi kau ucapkan kata itu..
membuatku merasa istimewa.meski dihatiku terselip banyak rasa ragu...
ragu akan kata sayank.mu...
sayankmu,yang hanya terucap dari bibirmu..

"sayank"...
hari itu aku melihat kebenaran tentang dirimu..
dirimu dan semua rahasiamu...
rahasiamu yang menusukku tepat dipelipis mataku...
hari itu kulihat kau bersama perempuanmu..
dan yang kutahu saat itu hanya satu..
bahwa "sayank" mu PALSU!!!

by:dhewhye

Friday, August 26, 2011

Sahabat Kecilku

Sahabat Kecilku
sepertinya baru kemarin aku mendengarkan lagu itu bersamamu,...
lima belas tahun yang lalu,,
terasa begitu cepat berlalu,,

Sahabat kecilku,,,
kini kau menjadi pemuda gagah yang dicintai istrimu...
aku hanyalah sepenggal cerita masa kecilmu,,
yang mungkin kau anggap tidak terlalu penting bagimu,,
mungkin juga kau tak sempat mengingatku,,

tapi aku selalu teringat tawamu yang lugu..
saat kita berlari bersama di pematang sawah kala itu,,
ditemani layang - layang yang kau terbangkan untukku,,,
saat kita bergandeng tangan tuk lalui waktu yang seringkali membuatmu lesu,,
saat candamu pecahkan kesunyian karena kebodohanku...
dan saat aku menjadi saksi atas setiap perjalanan hidupmu,,

Tiga tahun yang lalu,,
kau pergi tuk mengejar angan dan cita mu,,
tahukah kau,aku kehilangan sahabat kecilku,,
aku terbiasa dengan tingkah usilmu,,

Sahabat kecilku,,
kan ku simpan rapi kisah kita dalam memori ingatanku,,
akan selalu kuingat bahwa aku mempunyai sahabat terbaik sepertimu,,
dan ku harap suatu saat nanti Tuhan menakdirkan kita tuk kembali bertemu,,

by:dhewhye

Wednesday, June 22, 2011

Dua jam aku menunggumu


Hatiku berselancar mengikuti arus gelombang cintamu...
Pipiku berkelopak semu merah...
Berdecak kagum diatas deretan deretan syair puisi cintamu..
Namun kini yang tersisa hanya luka penuh nanah...

Hari itu.dua jam aku menunggumu...
Dalam gelisah berbalut rindu..
Duduk di serambi rumah dekat taman bambu...
Aku menunggumu dengan seribu perasaan pilu..

Menangis deras dari setiap helai rambutku...ditemani hujan kala itu..

dua jam aku menunggumu,,
berharap kau datang meski hanya lewat bau tubuhmu...
hampir putus sudah semua asaku..
namun angin membawaku lari menembus dinding dinding khayalanku,,

sayup - sayup terlihat barisan budak budak pembawa impian..
biar malaikat yang memungut tiap ons air dari bola mataku..
bau aroma tubuhmu.tercium brcampur dengan wewangian..
digerbang itu aku melihat kedatangamu...

dua jam aku menunggumu..
pipiku berkelopak semu merah..
melihat kau datang.bersama perempuanmu...
kini yang tersisa hanya luka penuh nanah..

by:dhewhye

Monday, June 20, 2011

Sepuluh Bulan yang Lalu

Desir angin temani sepi malam itu,,,
hadirkan ingatan tentang kisah masa lalu.,,
tentang dua hati yang tak bisa menyatu,,

genderang pecahkan asaku,,
tuk mengusir sepi yang selalu memelukku,,

sepuluh bulan yang lalu,,
senyum manis terlukis dalam wajah indahmu,,
segenggam harapan kau taruh ditanganku,,
seribu angan tuk hadirkan mimpi indah untukmu,,

namun mengapa malaikat tak sampaikan harapmu,,
harapmu akan diriku,,
hingga hati ini salah berlabuh,,,

sepuluh bulan yang lalu,,
kulemparkan anganmu pada dinding dinding harapan palsuku,,
menggantung nafasmu,,
hingga menyendat nyendat setiap denyut nadimu,,
membunuh angan mu yang tlah kau sematkan padaku,,

wahai kasihku,,
sesal ku ucapkan atas kejahatanku,,
aku merindukan kisah sepuluh bulan yang lalu,,
dapatkah malaikat sampaikan kata maaf dariku,,
untukmu yang hampir mati karenaku,,
semoga bahagia selalu menyertaimu,,
dengan bidadari pilihan hatimu,,

by : Dhewhye

Surat untuk Ibu

gemuruh suara pantai menyeruak ke daratan,,,
tubuhku bagai terpaku oleh beribu ribu hinaan,,
lunglai dalam ingatan,,,
meninggalkan seonggok harapan,,,

hari ini kujejalkan setumpuk memori tentang dirimu,,
menggeliat di dalam otak merasakan begitu pahitnya masa itu,,,
melihatmu pergi membawa sejuta rasa bersalahmu,,,
hingga aku terkoyak melihat kepergianmu,,

waktu pun tak mampu mencegahmu,,,
hanya mampu mnjadi saksi bisu atas kepergianmu,,
mencatat seribu berita tentang mereka yang mengasihaniku,,

hari ini aku tulis surat untukmu,,
berharap kau dapat mendengarkanku,,
aku merindukanmu,ibu,,,
hari itu adalah mimpi buruk bagiku,,
bebanku terlalu berat,sedangkan tumpuanku hilang satu,,

aku ingin berbisik pada petang,,
bahwa mulai hari itu ada sesuatu yang pincang,,,
dan aku ingin berteriak pada petang,,
jangan kau hantam ia  dengan sebongkah karang,,
sebab kasihnya tak kan pernah usang,,

by : Dhewhye

Saturday, June 4, 2011

Tentang Cinta

Kucoretkan sebuah  tinta saat aku mulai mengenal cinta....
Ku rangkai kata demi kata saat aku mulai merasakan cinta....
Hingga menjadi sederet syair ketika aku mulai bersahabat dengan cinta...

Namun ku mulai bosan ketika cinta mulai mempermainkanku...
Ku  hentikan tinta saat cinta mulai menjauh dariku...
Dan hingga benar benar terhenti  ketika aku mulai kehilanganmu...
Wahai kau cinta pertamaku.....
Namamu tlah terukir dalam hatiku.....

Kini kembali ku mulai merangkai kata...
Apakah ini suatu pertanda bahwa aku mulai jatuh cinta....

Tuhan menakdirkan kita berjumpa....
Tuhan  menakdirkan ada kisah diantara kita...
Tuhan juga menakdirkan kita tuk saling berbagi cerita...
Tapi kenapa Tuhan tak menakdirkan kita tuk bersama....

Kau awali semuanya....
Membisikanku dengan kata cinta....
Tapi kenapa kau mengakhirinya dengan dusta...
Tahukah kau hatiku begitu terluka.....
Semenjak aku tahu kau tlah bersamanya......

 by:dhewhye

Teruntuk Sang Pembual Cinta

Aku mengenalmu lewat tuturmu...
Aku menyukaimu lewat permainanmu....
Aku membencimu lewat tingkahmu...
dan aku menyesal kenapa takdir mempertemukan aku denganmu....

Perlahan kau masuk dalam kehidupanku....
Mengacak acak hidupku hingga bercampur baur tak teratur...

Membutakan mataku hingga tak bisa melihat cinta yang bernaung pada kesucian...
Memecahkan gendang telingaku hingga tak bisa mendengarkan kebenaran...
Melumpuhkan kaki ku yang akan beranjak meninggalkanmu tuk mencari kepastian....
Membuat mulutku membisu saat hatiku mengatakan,aku menyukaimu....
Membuat otakku bekerja hanya untk mengingatmu....

Tahukah kau wahai sang pembual cinta.....
aku menikmati bualanmu yang indah itu...
aku larut dalam permainanmu....
Itu bagai mimpi indah bagiku....

dan kini kau hancurkan mimpiku....
Hingga aku terbangun.....
Kau tak lagi ada disisiku bahkan aku tak mengenalmu...
hah...sungguh begitu lucu dan haru....

Perlahan kau meninggalkanku.....
Dan kemudian menghilang dari penglihatanku....
Sayup sayup terlihat kau bersama perempuanmu....
Inikah jawab atas segala penantianku??....

Ooh....
Begitu indah segala permainanmu atas diriku....
Terimakasih atas segala mimpi indahmu untukku...
Semoga karma menyertaimu selalu...
Wahai kau sang pembual cinta...
Bualanmu akan kukenang slalu......

by :dhewhye


Wednesday, June 1, 2011

Seutas Harapan

Sepi mencekam...
sendiri dalam lamunan...
Ku terseok dalam langkah...
menapaki setiap kehidupan tanpa arah...
Berdiri dalam keheningan malam...

Seutas harapan tak berwujud...
membumikan lara yang mengendap...
bagai lentera tanpa cahaya...
Tergolek lemah tanpa daya...
warna tanpa rupa...
jalan tak berujung...
lelah tanpa rasa...
hingga buta menghancurkan hati  bertuan lemah...


Wahai penguasa Takdir...
adakah seutas harapan untuk ku bahagia...
Bersamanya yang entah dimana...
Adakah secercah sinar yang dapat terangi malamku yang gelap...
wahai Engkau penguasa Takdir...
Dengarlah rintihan ini...