Aku wanita berusia 25th. yang mungkin belum pernah merasakan indahnya saling mencintai. Mungkin sudah hampir habis asa ku. waktu demi waktu berjalan.. dalam satu tahun, terdapat beratus-ratus hari.. beratus-ratus kesempatan.. tapi hingga detik inipun hingga bertahun-tahun, aku selalu menelan pil pahit. dalam perjalanan hidupku, hanya ada 4 orang yang membuatku patah. berulang kali aku di buat mereka patah.. dengan kisah yang sama... tiga kali ku rasakan jatuh.. ke empat kalinya aku hanya ingin merasa dicintai dari pada mencintai. lalu Tuhan mengirimkan engkau sang penakluk hati si tinggi hati. ketulusan selalu dibayar dengan kepahitan. lalu dimana lagi aku harus mengadu Tuhan.. mengapakah aku selalu merasakan ini.. kebahagiaan yang fatamorgana... seketika mereka datang selalu membawa setitik sinar di kegelapan,, yang kupikir itu akan menjadi penerang.. tapi pada akhirnya mereka membuatku buta. masihkah ada kebahagiaan sejati yang haqiqi menantiku Tuhan.. ? aku lelah yang selalu patah... mengapa ketulusan ini selalu dibalas dengan kebohongan..
Wednesday, April 12, 2017
Monday, July 25, 2016
HIJRAH
25 juli 2016
Hari ini menjadi saksi. catatan hidup. manusia diberikan akal untuk berfikir. mungkin selama ini Tuhan membiarkanku memahami sedikit demi sedikit makna hidup ini. mungkin terkesan terlambat. tetapi daripada tidak sama sekali. bahwa di dunai ini selalu ada dua sisi seperti mata uang. baik dan buruk hanya kita yang bisa tentukan. bahwa wanita baik-baik ditakdirkan dengan laki-laki yang baik pula. Sebaik-baik perhiasan adalah wanita solehah. Tuhan, ampuni hamba Mu yang lupa diri ini. yang melupakanMu sedang Engkau tidak pernah lupa memberi Nikmat Mu. Engkau beri penghidupan kepada yang taat maupun yang melupakanMu. lalu masihkah kita lupa kepada siapa sang Pencipta? ampuni hambamu ini yang tidak Taat kepada perintahMu. hari ini aku melihat neraka. lalu aku berjanji tidak akan lagi ku jumpai.
Monday, May 23, 2016
DIKSI TERBAIK
Entah berapa bait lagi yang aku tulis untukmu, yang mungkin tak pernah memikirkanku. sia-sia sudah semua waktuku. masih teringat samar-samar saat kita bersama. sudah satu tahun lamanya.. kau masih tetap menjadi diksi terbaik yang aku gunakan di setiap bait tulisanku. sesekali aku merindukan kisah tentang kita.. sesekali terbersit pikiran untuk menyapamu. lalu kupendam dalam-dalam saat aku melihatmu bahagia dengan perempuanmu. sebenarnya ingin sekali rasanya menyapamu dan berteman baik denganmu. seperti hubungan kita sebelumnya.. tapi aku belum bisa menunjukkan kebahagiaanku. aku lelah untuk selalu berpura-pura bahagia didepanmu. Entah ini konyol atau apa.. mungkin kisah kita begitu singkat. tetapi kini aku perlahan harus terbiasa tanpa kabar darimu.. terbiasa tanpa mendengar suaramu...kini aku pergi... itu akan mengurangi dosamu terhadap perempuanmu... ku lihat, kini kau semakin rajin mengunjungi perempuanmu.. doakan aku.. agar cepat mendapat penggantimu.. untukmu.. yang masih menjadi diksi terbaik dalam setiap bait tulisanku. H.S.H
Sunday, May 22, 2016
Selamat Tinggal
Kututup
semua luka. perlahan mengering. aku tahu ini akhirnya. yang
sebenarnya bisa aku lakukan dari dulu. tapi aku hanya tidak cukup
keberanian. sekarang aku bisa pergi dari kehidupanmu dan kau pergi
dari kehidupanku. jika kau selalu katakan dunia kita berbeda, ya...
kita memang beda segalanya. keyakinan kita, cara berpikir kita.. visi
misi kita... dan hati kita pun beda. aku seorang yang tulus,
sedangkan kau tidak. aku seorang yang jujur sedang kau pembohong.
mulai hari ini aku perlahan melepasmu. melepaskan dari
bayang-bayangmu. aku lelah untuk selalu berpura2 bahagia. sedang aku
tak bisa tunjukkan sebenarnya. meski sesekali aku masih melihatmu
dari kejauhan. tapi aku yakin, waktu perlahan akan membuatmu terlihat
samar-samar, lalu hilang. hanya ini yang bisa aku lakukan. agar kau
tak menggangguku sesukamu. sedang aku tak pernah boleh mengganggumu.
kau itu hanya sesuatu semu. sekarang kubuka lembaran baru dalam
hidupku. aku ingin cerita baru dan kisah baru. Tuhan.. aturlah
seindah mungkin sesuai ceritamu. jika yang kemarin sebagai pelajaran
untukku, cukuplah yang terakhir... ku mohon..
Friday, December 25, 2015
Akhir Sebuah Kisah
Tuhan, ini surat yang ke sekian kalinya aku tulis.. waktu demi waktu berputar. meninggalkan cerita. tetapi luka mesih menganga. Entah bagaimana, aku tak bisa menghapusnya dari hati dan pikiranku. mungkin aku terlalu naif..ini hanya permainan seorang player. bagaimana mungkin kau terlihat menyedihkan sedang ia berbahagia dengan yang lain. bahkan akupun tak tau apa ini yang disebut cinta. sedang aku bersatupun aku tak mau.. yang kutau, aku bahagia jika di dekatnya.. rindu tanpa kabar darinya. Tuhan, lepaskanlah semua rasa ini. aku mohon cukup kisah seperti ini terulang ketiga kalinya. aku sudah mengerti dan paham. aku hanya memohon.. pertemukanlah dg dia yang menjadikanku permaisuri di kerajaannya. yang menjadikanku sebagai yang utama. bolehkah aku merintih kepada Mu ya Allah... aku lelah dengan perulangan ini. ketulusanku tidak pernah dihargai oleh mereka. sungguh membuatku sesak..
Sunday, November 29, 2015
Suamiku, Maaf aku mencintainya...
Hari
itu seharusnya menjadi hari paling berbahagia baginya. Penantian selama delapan
tahun. Suatu acara sakral yang dulu ia idam-idamkan berubah menjadi pertanyaan
besar dalam dirinya. Benarkah ia akan melangsungkan acara itu, seketika
perasaan bimbang menyelimuti dikala ia dalam riasan pengantin. Sejak 1th
terakhir ia menjalin hubungan dg seorang laki-laki. Cintanya pada kekasih yg ia
pacari selama 8th semakin lama semakin memudar. Entah siapa yang salah. Dari
pengakuannya, kekasihnya tidak memperlakukan semanis selingkuhannya.
Pernikahanpun digelar.. semua berlangsung dg lancar. Ada kebahagiaan, pesta,
dan tawa dalam sandiwara.. siapa yang menyangka hingga malam pertamanya pun ia
masih teringat dg selingkuhannya. Pernikahan yg suci dan sakral. Begitu banyak
orang membayangkan pernikahan terindah bersama orang yang ia cintai, yang
selalu ada dalam suka maupun duka, terlupakan karena rasa takut usianya akan
lapuk dimakan masa. Bagaimana bisa kita mengahabiskan waktu dg seseorang atas
dasar kewajiban ? lalu definisi pernikahan macam apa menurutnya? Mungkin memang
benar tidak semua orang bisa hidup bersama dg cinta sejatinya. Tapi akan lebih
bahagia jika kita bisa menjadikan pasangan kita sebagai cinta sejati.. jika
memang ia tak bisa memutuskan menikah dg orang yang ia anggap cintai saat itu,
bukankah akan lebih baik mencari cara bagaimana mengembalikan rasa seperti dulu
kala saat ia masih mengidamkannya bersama suaminya ? bukan sibuk memikirkan
bagaimana kelanjutan hubungan dengan selingkuhannya..? jika memang tidak berani
mengambil keputusan dg siapa kita akan menghabiskan sisa umur kita, membangun
keluarga kecil bersamanya.. bukankah akan lebih berbahagia jika ia menerima
takdir. Menjalani dengan tulus... bukan mencari pembelaaan agar tetap bersikap
sekedar menjalankan kewajiban. Sebelum terlalu jauh, kembalilah ... carilah
jalan, untuk menemui suamimu.. sebelum kau terlalu jauh tersesat dan sebelum
kau katakan, maaf suamiku aku mencintainya..
Friday, November 13, 2015
Untuk aku yang masih menunggu Hadiah terindah dari-Mu..
aku disini masih menjaga semuanya. Engkau bahkan Maha Melihat apa yang aku lakukan,, jika ini suatu proses membuatku menjadi pribadi yang lebih kuat, maka kuatkanlah aku ya Allah.. jika aku masih harus terus belajar dari orang-orang yang menyakitiku, lalu berapa pelajaran lagi yang harus aku lewati ya Allah.. Aku tidak bisa lagi mengoreksi apa yang salah dalam diriku.. yang ku tahu, aku menyayangi mereka dengan tulus.. selalu mempunyai rasa yang sederhana... tetapi ketulusan ini selalu tidak dihargai.. yakinkan aku, bahwa Engkau akan memberi yang terbaik... yang tidak pernah aku bayangkan sebelumnya. yang membuat mereka menyesal karena telah meninggalkanku..Kalau boleh mengeluh, sudah tumpah semua peluh di ragaku ya Allah,, ini hanya sebagian kecil ujian yang Engkau berikan,. bukankah dari dulu aku adalah pribadi yang tangguh ?.. tak perlu kuceritakan pada dunia siapa aku sebenarnya. yang selalu ku tunjukkan pada mereka bahwa aku selalu baik-baik saja..maka yakinkan aku bahwa aku bisa melewati ini juga ya Allah..hanya Engkau yang mampu menguatkanku...Hanya Engkau...Peluklah aku ketika aku merasa sepi dan rapuh ya Allah... agar aku tidak merasa sendiri..
Monday, October 19, 2015
Surat untuk Tuhan
Tuhan, Aku tau Engkau ada di dekatku,, melihat hamba-Mu ini tak berdaya.Hatinya hancur.. karena ia tidak bisa mengendalikan perasaannya.. tolong dekap aku.. kuatkan aku,,, lapangkanlah hatiku... agar aku bisa berdamai dengan kenyataan.. lepaskanlah seluruh beban di pundakku Tuhan..ini terasa berat. aku seperti dejavu... kembali ke kisah masa lalu. apa ini salahku,.. sedang aku selalu tulus menyayangi mereka.. tapi apa balasannya.. Tuhan, jika menyayanginya adalah sebuah dosa dan kesalahan, maka aku mohon.. kirimkan dia yang tulus menyayangiku.. yang terbaik bagiku..aku lelah,,sungguh lelah dengan perulangan ini....Tuhan,,, ku mohon dengan mengiba..
Subscribe to:
Posts (Atom)